BUILDING ENGINEER ASSOCIATION( BEA) INDONESIA

Andi Andi
Views: 35
0 0
Read Time:2 Minute, 50 Second

Jakarta, Otoritas – Building Engineer Association (BEA )Indonesia merupakan organisasi profesi non profit pengelola bangunan Gedung baik Hotel, Perkantoran, Apartemen/Condominium, Mall, Sekolahan dan gedung lainya yang berpotensi mengganggu keselamatan kerja bagi pengguna.

Di tahun yang sama setelah event sebelumnya di bulan Juli tahun ini, BEA kembali mengadakan acara seminar dan gathering di akhir tahun ini Sabtu (14/12/2019) yang bertempat di Hotel Grand Paragon, Jakarta Pusat.

Di event akhir tahun ini BEA mengusung tema DIGITALISATION IN THE BUILDING MANAGEMENT. Latar belakang tema yang diusung saat ini karena revolusi industri 4.0 menuntut SDM fleksibel beradaptasi dengan kreatif, berfikir kritis, komunikasi dan kolaborasi. Salah satu prosesnya adalah transformasi digitalisasi dimana teknologi Informasi menjadi pendukungnya.

Building Engineer sebagai bagian penting dari perubahan ini harus mulai bergerak, berselancar dengan perkembangan jangan sampai tergulung oleh perubahan.

BEA sebagai asosiasi yang salah satu misinya peningkatan kompetensi Building Engineer memberikan kontribusinya dengan mengadakan Seminar Digitalisasi di Building Management. Seminar ini mengundang pembicara yang profesional dan terpercaya untuk terjun langsung dalam proses transformasi digital dalam pengelolaan gedung. Mereka akan berbagi pengalaman mereka ketika merencanakan, membangun dan mengimplementasikannya.

Talkshow event kali ini dibagi dua sesi. Sesi pertama membahas tentang pentingnya sertifikasi di era globalisasi dimana mengutamakan keunggulan SDM dibandingkan faktor faktor lain dan pergeseran keunggulan komparatif ke keunggulan kompetitif yang dijelaskan oleh Bapak Dr. Adjat Daradjat, Drs. M.Si, Kepala Badan Pengembangan Profesi Universitas Nasional yang menjelaskan pentingnya kompetensi yang dimiliki oleh engineer gedung dalam menghadapi perubahan yang serba cepat dan tidak linear ke depan.

Bapak Dr. Ir. Hariyanto. M.T. | Direktur Konservasi Energi |Ditjen EBTKE menjelaskan tentang standard dan regulasi konservasi energi seperti UU No. 30 /2007 tentang Energi ; PP No. 70/2009 tentang Konservasi Energi ; Kepmen Ketenagakerjaan No. 53/2018 tentang Penetapan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia bidang Audit Energi dan beberapa lagi peraturan pemerintah terkait konservasi energi.

Bapak Harris ST. MT | Direktur Aneka Energi & Energi Terbarukan | Ditjen EBTKE menjelaskan tentang peraturan pemerintah 79/2014 Peraturan Energi Nasional dengan memaksimalkan penggunaan energi terbarukan guna mengurangi pemakain energi fosil ke depan.

Bapak Ilham Wahyudi | Head Of Sustainability Program Strategy & Monitoring | Sinarmas Land yang menceritakan suksesnya program eficiency energy yang dilakukan di Sinar Mas Land.

Bapak Eka Himawan – Managing Director – PT Xurya Daya Indonesia sebagai vendor solar energy yang mendukung pemerintah dalam gerakan ini.

Di sesi kedua yg membahas tentang Digital transformation untuk memaksimalkan produktivitas dalam building management dengan nara sumber :
Ibu Christina NG | CFM, LEED Green Associate Senior Associate Director | Colliers International yang memberikan pencerahan soft skill pentingnya Digitalisai untuk lebih memudahkan proses penyampaian data serta menjelaskan tentang Holistic building life cycle dimana sebuah gedung mempunyai suatu life cycle dimulai dari ketika dirancang (planning), lalu dibangun (construction), commissioning, operation and maintenance, setelah sekian waktu perlu direnovasi, lalu sampai akhir masa hidupkan gedung tersebut akan dihancurkan. Dari tiap fase di life cycle tersebut perlu dikelola secara digital karena banyak data dan proses yang harus dikelola, dimonitor, dianalisa, yang membantu dalam proses pengambilan keputusan.

Bapak Erwin Christian | Building Manager | PT. Sugih Berkat menceritakan pengalaman beliau mendevelop sistem dari nol hingga dapat diimplementasikan.

Bapak Agung Budiyanto, ST., MT | Deputi GM Property & Construction Services DES Telkom | PT. Telkom Indonesia yang membahas pentingnya digitalisation dalam management gedung.

Banyak sekali manfaat yang bisa dipetik dalam seminar kali ini. BEA berharap para Building Engineer terinspirasi melakukan perubahan di masing-masing operasional gedungnya dan menjadikan Building Engineer “stay relevant” di zaman perubahan yang sangat cepat ini. (Johan Sopaheluwakan)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

LKK Gelar Seminar Anti Korupsi

JAKARTA, OTORITAS – LKK( Lembaga Kontrol Korupsi ) Anti Korupsi mengadakan seminar anti korupsi sedunia, Bingkai Penegakan Anti Korupsi di gedung Auditarium Museum Seni Rupa Dan Keramik Taman sari Jakarta barat Selasa (17/12/2019). Dalam seminar tersebut hadir, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta H.Moh Taufik. Fraksi Gerindra, Yunus Burhan Asistem Pemerintah […]

Subscribe US Now

%d blogger menyukai ini: