Kapendam Jaya: Babinsa Selamatkan Warga Yang Dikepung Debtcolector Depan Pintu Tol Koja Barat

Andi Andi
Views: 90
0 0
Read Time:2 Minute, 6 Second

 

Jakarta, otoritas.co.id – Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengklarifikasi tentang adanya video yang sempat viral di media sosial tentang adanya anggota TNI AD berpakaian dinas PDL loreng yang mengemudikan mobil Honda Mobilio putih bernomor polisi B 2638 BZK di depan Tol Koja Barat- Jakut.

Herwin menjelaskan, bahwa benar ada anggota TNI AD yang berpakaian dinas PDL loreng mengemudikan mobil tersebut.

“Anggota kami hendak mengantarkan orang yang perlu ke rumah sakit, sementara mobil terhalang karena dikepung oleh debt-colector,” tegas Kapendam.

Herwin menerangkan pada Sabtu, 8 Mei 2021, bahwa justru anggota kami hendak menolong masyarakat yang mendapat perlakuan tidak adil.

Setelah mendapat informasi video yang sempat beredar dan viral di medsos group Whatsapp, pihak Kodam Jaya segera mengumpulkan keterangan.

“Kami sudah mengetahui bahwa benar ada anggota kami yang bernama Serda Nurhadi yang merupakan Babinsa Ramil Semper Timur II/05 Kodim Utara 0502, ” tegas Kapendam membenarkan.

Pemilik kendaraan adalah pak Nara, seorang Wirausaha yang tinggal di Jl. Jati II no.60 RT. 01/05 kelurahan Sungai Bambu Tanjung Priok.

Kejadian bermula pada hari Kamis, 6 Mei 2021 sekitar pk. 14.00 WIB. Saat itu Serda Nurhadi sedang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur, ada laporan dari anggota PPSU/Satpol PP yang bernama Muh. Abduh yang melihat ada mobil yang dikerubuti oleh sekitar 10 orang sehingga menyebabkan kemacetan.

Di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yg sakit (om dan Tante N).

Dengan niat membantu, anggota Babinsa tersebut mengambil alih kemudi mobil untuk kemudian segera mengantar orang yang sedang sakit tersebut ke Rumah Sakit melalui jalan Tol Koja Barat.

Namun mobil masih di kerubuti oleh beberapa orang Debtcolector.

Melihat situasi yang kurang baik akhirnya Serda Nurhadi membelokkan tujuan dan membawa mobil tersebut ke Polres Jakut dengan diikuti oleh beberapa org Debtcolektor, Kapendam Jaya menguraikan kejadian.

Sebagai Babinsa, secara otomatis Serda Nurhadi terpanggil membantu warga yang sedang sakit untuk segera di bawa ke rumah sakit. Serda Nurhadi sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah, jelas Kapendam Jaya.

Satuan TNI AD terutama Kodam Jaya tidak akan pernah mentolerir perlakuan Debtcolector yang mengambil paksa kendaraan yang sedang dikemudikan oleh Serda Nurhadi secara arogan. Apalagi Serda Nurhadi memang menjalankan tugas sebagai Babinsa yang akan menolong warga yang sedang sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di Rumah Sakit, tegas Kapendam Jaya

Mengambil kendaraan bermotor secara paksa (perampasan) dapat dijerat pasal 365 KUHP.

Pasal 365 KUHP tersebut adalah pemberatan dari pasal pencurian biasa (362 KUHP).

Permasalahan ini telah ditangani oleh Pihak Polres Jakarta Utara dan Kodim 0502/Jakut, tegas Kapendam menutup keterangannya.
(Herlina)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Organda Berharap Pemerintah Berikan Bantuan Kepada Awak Angkutan

JAKARTA, otoritas.co.id – Kebijakan Pemerintah Pusat mengenai larangan mudik lebaran tahun 2021 dikeluhkan oleh para awak angkutan umum. Pasalnya, sebelum larangan tersebut diberlakukan, para pengusaha angkutan sebelumnya telah merugi dengan adanya pembatasan akibat dampak pandemi Covid-19. Menyikapi soal larangan mudik, Sekretaris Jenderal Organisasi Angkutan Darat (Organda) Ateng Haryono mengaku bahwa […]

Subscribe US Now

%d blogger menyukai ini: