Views: 1278
0 0

Program PTSL di Desa Parakan Lima diDuga Sarat Pungli

Andi Andi
Views: 1279
0 0
Read Time:2 Minute, 14 Second

Sukabumi, otoritas.co.id – Pembagian Sertifikat tanah gratis melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Atau (PTSL) merupakan Program Presiden RI Joko Widodo ini tidak dipungut biaya alias gratis. Masyarakat bisa mendapatkan sertifikat tanah mereka dengan mengurus sejumlah dokumen melalui kantor Kelurahan Atau Desa setempat.

Namun sayangnya Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL untuk masyarakat kurang mampu Desa Parakan Lima, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi kini menjadi polemik.

Pasalnya, beredar kabar kalau program PTSL di Desa Parakan Lima diduga menjadi ajang oknum lingkungan Pemerintah Desa parakan Lima melakukan pengutan liar atau pungli.

Salah seorang warga Am Kp.Lebak Jero RT 03 /04 mengaku dirinya dipungut biaya Rp.600.000 untuk pengambilan sertifikat PTSL. Am menambahkan bahwa ada puluhan warga lainnya yang juga dipungut biaya Rp.350.000 Hingga Rp.600.000.

Padahal batasan biaya yang boleh dipungut oleh pemerintah desa atau kelurahan termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri.

Meliputi Menteri ATR/BPN, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi (Mendes PDTT).

Di sana tertulis paling rendah di pulau Jawa Rp 150 ribu dan tertinggi di Papua sekitar Rp 450 ribu.

Biaya tersebut dipergunakan pemerintah desa untuk tiga jenis kegiatan. Meliputi kegiatan penyiapan dokumen, pengadaan patok dan materai, dan operasional petugas desa/kelurahan.

Namun, apa yang dialami AM justru sebaliknya. Menurutnya, pendaftaran formulir untuk awal melaksanakan program PTSL tersebut warga diwajibkan membayar Rp 200

“Warga diminta membayar Rp 200 ribu sebagai pendaftaran formulir untuk awal melaksanakan program PTSL.Untuk pengambilan sertipikat nya warga di minta sangat variasi mulai 150 sampai ada yang di minta 400 bahkan lebih.”

Hal ini tentu sangat memberatkan masyarakat. Apalagi PTSL masuk dalam kategori PSN Presiden Joko Widodo.

Warga sendiri sudah melaporkan dugaan pungli PTSL itu ke awak media

Saat dikonfirmasi, Kepihak Desa Parakan Lima Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawabarat (30/08/22)Sekretaris Desa Tedi membenarkan adanya pungutan liar yang dilakukan oleh perangkat desanya. Dirinya mengaku itu adalah hasil kesepakatan dan sudah di bikin berita acara dan Desa parakan lima mengadakan 2 program ptsl dan yuridis

Setelah di komfirmasi oleh awak media tiba tiba sekdes menyuruh atas nama datang kedesa untuk menngambil hak nya yaitu sertipikat tersebut.

Disitu disenyalir bahwa ada dugaan pihak desa yang menahan sertipikat masyarakat dan dengan adanya kejadian seperti itu secara tidak langsung pihak desa mengakui adanya punli yang di rencanakan.

“Pa ambil aja suruh atas nama nya datang ke desa untuk mengambil sertipikat sekarang di tunggu .”tandas nya

Dengan adanya seperti itu menjadi Pr awak media karena jelas ada pengakuan dan kejadian pungli dengan angka yang cukup fantastis dan luar biasa besarnya dipungut dari program PTSL Yuridis.

Yang jadi pertanyaan, apakah hanya oknum kelurahan saja yang kecipratan dari dana tersebut?

Oban Sobandi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
100 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pemilihan Ketua RW 15 Tegal Alur Dilakukan Secara Demokrasi dan Terbuka

Jakarta Barat, otoritas.co.id – Pesta demokrasi di kelurahan Tegal alur jakarta barat sedang berlangsung, dengan melaksanakan pemilihan RW secara musyawarah mufakat berdasarkan asas demokrasi dan terbuka. Pemilihan yang diadakan di Balai warga Rw 15 minggu 4 september 2022 jam 08.00 pagi dihadiri oleh masyarakat dan di ikutin ada 2 calon […]

You May Like

Subscribe US Now