Views: 1701
0 0

PPKM Level 3, Satpol PP Jakarta Barat Perketat Patroli Kerumunan Malam Hari

Andi Andi
Views: 1702
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

OTORITAS, JAKARTA – peningkatan PPKM level 3 di Jakarta, Satpol PP Jakarta Barat akan memperketat patroli kerumunan di malam hari. Pengawasan tersebut akan dilakukan di beberapa lokasi yang berpotensi menyebabkan keramaian.

“Ya kita tetap melakukan patroli, diperketat,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat saat dihubungi, Senin (7/2/2022).

Tamo menyampaikan, akan menambah empat regu untuk mengawasi adanya kerumunan di sejumlah cafe atau restoran yang berpotensi mengundang kerumunan. Dia juag akan berkoordinasi dengan Suku Dinas Pariwisata Jakarta Barat serta pihak terkait untuk melakukan pengawasan.

“Yang pasti kita kafe-kafe yang selama ini banyak dikunjungi ya kita lakukan pengawsan,” ungkap Tamo.

Untuk itu, Tamo mengimbau kepada masyarakat tak kendor protokol kesehatan (prokes) saat beraktivitas di luar rumah. Terlebih, adanya varian Omicron, yang tingkat penularannya sangat masif.

“Kan masyarakat juga tahu, harus seperti apa sudah 2 tahun (pandemi). Saya enggak kagetan gitu, mau 20 ribu (kasus) 30 ribu (kasus), ya tinggal kesadaran masyarakat aja yang harus patuh,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa daerah aglomerasi Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, dan Bekasi (Jabodetabek) akan diberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pada level 3.

Selain Jabodetabek, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, dan Bandung Raya juga akan diberlakukan PPKM level 3. “Berdasarkan level assessment saat ini kami sampaikan bahwa aglomerasi Jabodetabek, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Bandung Raya akan ke level 3,” kata Luhut dalam jumpa pers secara daring, Senin (7/2/2022).

Alasan Pemerintah menaikkan level PPKM Jabodetabek ke level 3 karena rendahnya tracing. Selain itu, Luhut mengatakan bahwa naiknya level PPKM 3 di Bali dikarenakan keterisian rawat inap di rumah sakit yang meningkat.

“Bali juga naik ke level 3, salah satunya disebabkan oleh rawat inap yang meningkat. Hal ini terkait dengan keputusan yang dapat dilihat nanti dengan instruksi Mendagri yang keluar hari ini,” kata Luhut.

Luhut pun meminta kepada pasien yang tidak bergejala atau OTG dapat melakukan isolasi mandiri di rumah tanpa perlu pergi ke rumah sakit. “Jadi kita ingin yang ringan-ringan itu jangan masuk OTG itu di rumah sakit, supaya BOR-nya tetap rendah. Sehingga kita lihat nanti ICU Bed ICU menjadi juga indikator yang kuat,” katanya.
( AT)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Peringatan Hari Pers Nasional 2022, Bamsoet Dukung Langkah Presiden Jokowi Hadirkan Publisher Right Atur Ekosistem Digital

KENDARI, otoritas.co.id – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung langkah Presiden Joko Widodo yang akan menghadirkan aturan mengenai publisher right (hak penerbit) untuk menciptakan ekosistem digital dengan kompetisi yang adil antara pers dengan platform digital global, seperti Google, Facebook, Youtube, Twitter dan lainnya. Sehingga bisa memperkuat pers nasional yang tidak […]

You May Like

Subscribe US Now