Views: 1117
0 0

Polda Banten Membongkar Pabrik Sampo Palsu Beromset Milyaran

Andi Andi
Views: 1118
0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

SERANG, otoritas.co.id – Polda Banten berhasil membongkar salah satu pabrik pembuat Sampo dan Minyak Rambut palsu dengan berbagai merek terkenal yang berada di kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang pada Selasa (28/12/21).

Kasubdit Indag Ditreskrimum Polda Banten Kompol Condro Sasongko menyampaikan atas pengungkapan salah satu pabrik yang memproduksi dan memperdagang sampo beserta minyak rambut palsu disalah satu warung di wilayah Kabupaten Tangerang.

“Condro melakukan tindakan cepat dalam pengembangan dan menemukan tempat produksi shampo dan minyak rambut palsu tersebut di dalam gudang yang terletak di Pakuhaji kabupaten Tangerang.” Ungkapnya kepada awak media di Mapolda Banten. Sabtu (1/1/22)

Kata Condro, saat melakukan penggerebekan didalam gudang tersebut, petugas menemukan sejumlah alat produksi yakni Mixer, timbangan , pompa engkol, alat press dan berikut bahan baku pembuatan shampo dan minyak rambut. Ujarnya

Selain ratusan renteng kemasan sampo dan minyak rambut palsu yang siap di edar, petugas juga mendapatkan barang berupa soda api, alkohol 96 persen, pengawet , beserta lem, dan pewarna makanan.

” Saat penggerebekan terjadi, pengelola tidak dapat menunjukkan legalitas badan usaha dan ijin industri kepada petugas.” Kata Condro

Condro mengatakan, ada 7 pegawai yang bekerja didalam pabrik tersebut, namun ada salah satu aktor intelektual dari pemalsuan produk kosmetik tersebut.

Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik menetapkan HL (28) warga asal Medan, Sumatera Utara sebagai tersangka.

Tersangka HL mengaku kepada petugas hasil keuntungan yang diperoleh perbulan sebesar Rp 200 juta. Kemudian HL cukup lama menjalani bisnis ilegal sejak tiga Tahun yang lalu.

” Dengan pengakuan HL sendiri , hasil keuntungan yang dimiliki mampu memberikan gaji karyawan sebesar Rp 15 juta perbulan.” Kata Condro

Condro mengatakan, akibat perbuatan yang dilakukannya. HL dijerat Pasal 60 UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan/atau Pasal 62 Jo Pasal 8 atau Pasal 9 ayat (1) huruf d UU Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan ancaman Pidana Penjara Paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. Tutupnya

Red- Bobby / Sun Li. ist

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kabid Humas Polda Banten, Shinto Naik Pangkat Menjadi Kombes

Jakarta, otoritas.co.id –Polri kembali melakukan rotasi terhadap sejumlah perwira menengah dan tinggi. Salah satunya posisi Kabid Humas Polda Banten Shinto Silitonga mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Besar ( Kombes ). Upacara serah terima jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto dan didampingi […]

You May Like

Subscribe US Now