Views: 1231
0 0

Perpustakaan Proklamator Bung Karno Gelar Literasi Seni Dan Budaya : Momen Reflektif Konsep Pemikiran Bung Karno

Andi Andi
Views: 1232
0 0
Read Time:1 Minute, 51 Second

BLITAR, www.otoritas.co.id – Persembahan Tari Senggropuro dari Sanggar Seni Patria Loka mengawali gelaran Literasi Seni dan Budaya yang merupakan bagian dari Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang diselenggarakan Perpustakaan Proklamator Bung Karno dalam rangka kegiatan Bulan Bung Karno yang telah dibuka oleh Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno pada pada Rabu ( 2/6/2021 ), dan dihadiri oleh pejabat struktural dan fungsional serta menghadirkan para narasumber kompeten dari praktisi dan akademisi Rohmat Djoko Prakoso, M.Sn dan Suwandi Windianto, M.Sn dari Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya.

Kegiatan Literasi Seni dan Budaya berlangsung dari tanggal 2 Juni – 4 Juni 2021 di Amphi Teater Perpustakaan Proklamator Bung Karno dengan pemateri para narasumber dalam sajian pemberian materi pelatihan dan praktek dan diikuti oleh puluhan peserta yang salah satu tujuan kegiatan ini adalah memberikan bimbingan dan memotivasi untuk mengasah dan mengembangkan potensi serta keahlian dalam bidang kesenian dan kebudayaan khususnya dalam seni tari dan musik.

Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tidak hanya untuk mempertahankan eksistensi suatau perpustakaan saja, akan tetapi merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap program pembangunan berkelanjutan yang dilakukan oleh pemerintah yang secara serius melalui Bappenas dengan Perpustakaan Nasional RI telah menetapkan program inklusi sosial dan menjadikan perpustakaan sebagai salah satu program prioritas Nasional untuk percepatan pengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Seperti disampaikan oleh Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Dra. Janti Suksmarini, MM dalam sambutan pembukaan kegiatan Literasi Seni dan Budaya menyampaikan bahwa ” Saat ini perpustakaan melakukan transformasi dalam memberikan layanan kepada masyarakat agar lebih memberikan manfaat yang lebih besar. Model transformasi yang kini dikembangkan oleh perpustakaan adalah perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan menjadikan program penguatan literasi untuk kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan; dan hal ini didasari oleh perpustakaan yang dianggap mampu menjadi wadah peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tersedianya akses informasi dari buku dan internet yang dimiliki oleh perpustakaan serta tersedianya ruang belajar dan berkegiatan masyarakat serta adanya pendampingan yang diberikan oleh pustakawan sehingga mampu mendorong terciptanya masyarakat yang lebih sejahtera.” jelasnya.

Janti Suksmarini menambahkan bahwa penyelenggaraan kegiatan Literasi Seni dan Budaya dalam rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno tahun 2021 ini juga sebagai momen reflektif untuk mengungkap kembali konsep – konsep pemikiran dan idealisme, patriotisme serta perjuangan Bung Karno dalam memerdekaan bangsanya dalam bentuk sebuah kesenian dan kebudayaan,” tambahnya. ( Hen/Red )

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Pasca Penertiban PKL, Satpol PP Kec.Tambora Tempatkan 200 Pot Bunga

JAKARTA, otoritas.co.id – Pasca penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di trotoar di Jl Pintu kecil Pasar Pagi di RW 01- 02 Kelurahan Roa Malaka Kecamatan Tambora Jakarta Barat, kawasan tersebut mulai ditata, agar tidak lagi ditempati PKL di sepanjang trotoar dan kolong layang tersebut kini ditaruh […]

You May Like

Subscribe US Now