Pengurukan Paksa, Warga Terusir Atas Hak Tanahnya !!!

Andi Andi
Views: 606
1 0
Read Time:1 Minute, 6 Second

Kab.Tangerang, Otoritas – Mega Proyek pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) II yang dikerjakan oleh pihak Agung Sedayu Grup (ASG) menjadi duka bagi warga Tanjung Burung, KecamatanTeluk Naga Kabupaten Tangerang. Hal tersebut menjadi dilema bagi warga karena banyak lahan yang ada di sekitar proyek tersebut di Tanjung Burung di uruk secara paksa oleh pengembang tanpa ada pemberitahuan sebelumnya kepada pemilik tanah.

“Awalnya sebelum proyek ini ada kami tenang-tenang aja, namun pada pertengahan tahun 2020 proyek masuk di Tanjung Burung, ternyata tanah kami pun ikut teruruk tanpa info sebelumnya kepada kami selaku pemilik tanah,” kata warga, Senin (22/3/2021).

Selain itu, menurut salah satu warga pemilik tanah yang bernama ALS (inisial) menjelaskan bahwa tanah miliknya seluas lebih dari 1,5 hektar ikut turut teruruk dari proyek tersebut, sedangkan tanah nya jelas sudah memiliki sertifikat hak kepemilikan tanah.

“Tanah yang saya miliki mempunyai sertifikat hak kepemilikan tanah, tapi tetap saja di uruk walaupun sudah di pancang papan pemberitahuan sebagai penanda dan tetap di robohkan juga,” ujarnya dengan nada kesal.

Terkait dengan kejadian tersebut, warga berkeinginan untuk memprotes namun tidak tahu harus mengadu kemana. “Kami warga sangat bingung untuk mengadu kepada siapa dan memohon pemerintah agar membantu kami untuk menyelesaikan masalah kami, jangan sampai proyek sebesar ini pemerintah tutup mata dan kami warga kecil tertindas minta keadilan,” ungkap nya. (Tim)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Prawita GENPPARI Ziarahi Situs Ratu Pajajaran Nyai Subang Larang

Subang, Otoritas – “ Menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari sekretariat DPP Prawita GENPPARI atau biasa dikenal dengan sebutan RUMPPI (Rumah Para Pecinta Ilmu) di kota Bandung, akhirnya Tim sebanyak 12 orang sampai juga di Situs Ratu Pajajaran Nyai Subang Larang. Kalau berangkat malam hari mungkin bisa 2 jam, tapi […]

Subscribe US Now

%d blogger menyukai ini: