Views: 393
0 0

Pengunjung Resah, Sejumlah PKL Kawasan Kotatua Kuasai Taman Stasiun Kota dan Getok Harga

Redaksi Otoritas
Views: 394
0 0
Read Time:1 Minute, 35 Second

Jakarta, otoritas.co.id – Pengunjung Kawasan Kotatua Jakarta merasa resah dengan keberadaan sejumlah pkl (pedagang kaki lima) yang menjadikan lokasi taman sebagai tempat untuk berdagang, terutama di saat malam weekend (Jumat, Sabtu, Minggu) banyak pedagang menjajakan barang dagangannya di sembarang tempat di sekitar pelataran taman stasiun kota dengan menghamparkan tikar  berupa baner ataupun terpal sebagai tempat dagangannya, sabtu (9/12/3023).

Nia (40) selaku pengunjung kotatua asal bogor mengatakan bahwa untuk duduk santai di pelataran taman stasiun kotatua agak susah karena pengunjung yang datang kotatua sangat banyak, dan banyak pedagang yang menghamparkan terpal untuk berdagang. “Agak susah kalau mau santai di kotatua, duduk di taman stasiun sudah penuh dan banyak pedagang yang menghamparkan terpal untuk dagangannya, seolah-olah taman ini punya pedagang,” ujarnya.

Nia menambahkan, taman yang seharusnya untuk tempat santai dan rilek tidak boleh di kuasai pedagang sehingga pengunjung yang datang ke kotatua bisa menikmati keindahan malam di kawasan kotatua. “Bagaimana mau santai di kotatua, tempat saja sudah banyak dikuasi dan ditempati pedagang dan harga tidak sesuai maen getok harga saja kalau kita tidak menanyakan terlebih dahulu, belim lagi setiap beberapa menit pangamen selalu datang,” keluh Nia.

Sementara itu menurut salah satu pedagang yang tidak mau disebutkan namanya, untuk berdagang di taman stasiun kota diduga sudah ada yang mengkoordinir, sehingga pedagang bisa menjajakan dagangannya boleh sembarang tempat. “Untuk dagang di taman stasiun kota sudah ada yang koordinir jadi kami bisa dagang di sembarang tempat, maka itu kita naikan harga minuman maupun makanan untuk menutupi biaya tempat yang kami bayar ke yang koordinir tempat tersebut,” terang salah satu pedagang.

Sebelumnya taman stasiun kota ini sering kali kerap di lakukan razia, namun menurut pedagang, razia tersebut sebelumnya sudah di informasikan terlebih dahulu jadi yang sudah mengetahui razia tersebut menjadi aman dan terkondusif, “Biasanya sih razia di lakukan tiap minggunya beberapa kali, tapi itu sementara saja, kalau sudah ada info lagi dan aman baru kami dagang kembali,” ucapnya. (Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Kapolres Metro Metro Jakut dan Dandim 0502/JU Tinjau Pengamanan Kegiatan Peresmian Stasiun Pompa Ancol Oleh RI 1

Jakarta Utara, otoritas.co.id – Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, S.I.K. S.H.M.Hum bersama Dandim 0502 Jakarta Utara adakan apel pengamanan VVIP RI-1 pada pukul 07.30 WIB dalam rangka peresmian Stasiun Pompa Ancol Sentiong oleh Presiden RI Ir. Joko Widodo di Jalan Katel Uap Ancol Timur Kelurahan Ancol […]

You May Like

Subscribe US Now