Gagal Tarik Commitment Fee Formula E, FPPJ Sarankan Dirut Jakpro Mundur

Andi Andi
Views: 77
0 0
Read Time:1 Minute, 37 Second

 

Jakarta, otoritas.co.id – PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang ditunjuk Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengurusi hajatan Formula E di Jakarta sudah menegaskan commitment fee sebesar Rp984,31 miliar kepada Formula E Operation terkait musim penyelenggaraan tahun 2019 dan 2020 tidak bisa dikembalikan.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) Endriansah mengaku kecewa dengan tidak bisa ditariknya kembali commitment fee sebesar Rp984,31 miliar dari Formula E Operation.

“Kegagalan menarik kembali commitment fee merupakan murni tanggung jawab PT Jakpro,” kata Endriansah saat berbincang dengan Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (24/3).

Padahal, menurut Endriansah, commitment fee yang nilainya mencapai Rp 1 triliun itu bisa dimanfaatkan untuk pemulihan ekonomi warga DKI Jakarta yang terdampak pandemi Covid-19.

“Dana itu besar sekali, bisa untuk membantu warga di tengah pandemi Covid-19,” kata Endriansah.

“Apalagi Pemprov DKI Jakarta sedang defisit anggaran,” sambungnya.

Selain itu, Endriansah melanjutkan, pemulihan kondisi perekonomian maupun sosial pasca pandemi membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

“Dampak sosial-ekonomi Covid-19 ini bisa sampai tahun 2023. Makanya Pemprov DKI butuh dana segar,” kata Endriansah.

Sebagai bentuk pertanggung jawaban kegagalan menarik commitment fee sebesar Rp984,31 miliar, Endriansah menyarankan Dirut PT Jakpro segera mengundurkan diri.

“Mundur lebih terhormat sebelum diberhentikan Pak Gubernur,” pungkas Endriansah.

Seperti diberitakan, pandemi Covid-19 yang masih mewabah menyebabkan tertundanya beberapa perhelatan olahraga berskala besar. Salah satunya ajang balap mobil Formula E.

Meski Formula E ditunda, namun Project Director Sportainment PT Jakarta Propertindo (Perseroda) M. Maulana memastikan dana comitment fee tidak akan hilang.

“Dana tersebut tidak hangus, karena Jakarta Eprix ditunda hingga tahun 2022,” kata Maulana melalui keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita RMOLJakarta, Selasa (23/3).

Maulana menjelaskan, alasan dana commitment fee tidak dikembalikan karena penyelenggaraan Formula E tidak dibatalkan, namun hanya ditunda sementara.

“Karena itu, commitment fee yang sudah dibayarkan akan digunakan untuk pelaksanaan event ini 2022 nanti,” kata Maulana.

Menurut Maulana, commitment fee merupakan suatu yang jamak dan lazim dibayarkan oleh kota yang akan menjadi tuan rumah kejuaraan internasional.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Hadiri Rakerda SMSI Jawa Barat, Wagub Ingatkan Pemkab dan Pemkot Gandeng Kerjasama SMSI

BEKASI, otoritas.co.id – Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke- 4 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Jawa Barat resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, Rabu (24/03/2021) di di Aula Grandzuri Hotel Jababeka, Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi, Rabu (24/03/2021). “Kami memberikan apresiasi dan dukungan sepenuhnya kepada SMSI dan […]

Subscribe US Now

%d blogger menyukai ini: