Views: 869
0 0

Dinas Kependudukan Kabupaten Sukabumi permudah dalam penerbitan data nik ganda

Andi Andi
Views: 870
0 0
Read Time:3 Minute, 43 Second

Sukabumi, otoritas.co.id – NIK merupakan Nomor Induk Kependudukan yang bersifat unik dan khas, tunggal dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia. Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007 Pasal 36 menyebutkan bahwa Pengaturan NIK meliputi penetapan digit NIK, penerbitan NIK dan pencantuman NIK ditetapkan secara nasional oleh Menteri Dalam Negeri, sedangkan pasal 37 menyebutkan NIK terdiri dari 16 (enam belas) digit dan kode penyusunan terdiri dari 6 (enam) digit pertama provinsi, Kabupaten/Kota dan Kecamatan, 6 (enam) digit kedua adalah tanggal, bulan, tahun kelahiran dan 4 (empat) digit terakhir merupakan nomor urut penerbitan NIK yang diproses secara otomatis oleh System dan berlaku seumur hidup.

Oleh Karena itu, setiap warga Negara Indonesia yang sudah mempunyai NIK dan terdapat kesalahan tanggal lahir, NIK tidak bisa dirubah, karena NIK sebagai dasar data dan dasar dari setiap pelayanan umum seperti Perbankan, BPJS, NPWP dll, tapi jika kesalahan tanggal lahir tahun pada saat pengajuan ketika anak masih bayi masih bisa dilakukan revisi oleh Disdukcapil dengan mengirimkan surat permohonan penghapusan NIK ke Dirjen Dukcapil dan
selanjutnya bisa diinput ulang
Sedangkan No. KK bisa berubah jika Kepala Keluarga ganti, pindah kota/kab, atau jika membuat Kartu Keluarga baru karena menikah, Nomor Kartu Keluarga akan disesuaikan dengan Kode Kota tempat domisili yang terbaru dengan alamat yang tertera di Kartu Keluarga sesuai dengan Kota/Kab domisili, tetapi untuk NIK akan terus melekat pada seseorang selama masih menjadi Warga Negara Indonesia.

Sedang kan bagi warganegara yang belum memiliki data sama sekali ada persyaratan yang harus di penuhi yaitu

1:Surat pengantar dari Rukun Tetangga (RT)
2:Mengisi formulir biodata keluarga (F.1-01)
3:Mengisi surat pernyataan tidak memiliki dokumen kependudukan (F.1-04)
4:Melampirkan alamat e-mail dan nomor handphone (HP)
5:Fotocopy kutipan buku nikah/kutipan akta perkawinan, atau kutipan akta perceraian
6:Data golongan darah semua anggota keluarga
7:Fotocopy ijazah pendidikan terakhir
8:Fotocopy akta kelahiran
9:Fotocopy SK/data pekerjaan
10:Fotocopy KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) yang masih berlaku bagi Orang Asing
11:Fotocopy dokumen perjalanan bagi Orang Asing

Tetapi aturan ini di permudah oleh Disduk Capil kabupaten Sukabumi yang mana di instansi tersebut bisa melakukan perubahan tanpa dasar yang sesuai prosedural yang ada.

Di instansi ini bisa melakukan perubahan nik atau bikin data baru tanpa ada persyaratan yang ditempuh dengan hanya membuat surat pernyataan dari orang yang bersangkutan.

Disitu jelas adanya perubahan yang tidak melalui prosedural yang ada, sehingga mempermudah masyarakat untuk mempunyai Nik baru secara instan.

Sangat miris mendengar adanya prosedur seperti itu, karena apabila di permudah ada sisi positif dan ada sisi negatif nya.  Sisi positif nya tidak merepotkan masyarakat, namun banyak sisi negatif nya salah satu nya bisa berujung pada kejahatan.

Salah satu contoh terjadi pembuatan nik baru yang di alami salah satu warga asal Bekasi yang mana nik baru bisa di peroleh dengan instans Tampa melalui prosedural yang ada, sehingga terbit nik yang baru dengan status baru , yang mana awalnya menikah langsung bisa setatus cerai hidup tanpa ada dasar surat cerai dan yang lain nya.

“Saya bikin nik baru ini sangat mudah hanya dengan surat pernyataan tidak punya data. “pungkas warga yang mempunyai Nik baru

Dengan adanya statemen seperti itu sehingga menjadi heboh dan kami sebagai awak media bersama organisasi ANNAHL langsung mengonfirmasi kepala dinas Capil berserta staf jajaran.

Pihak Dinas kependudukan kabupaten Sukabumi menjelaskan tentang rumor yang sangat heboh ini.rabu (11/01/2023)

“Benar adanya seperti itu tapi kami hanya menjalan kan tugas sesuai rekomendasi kepala dinas untuk membantu masyarakat yang memang tidak mempunyai data kependudukan ” pungkas plt Sekdis di aula

Ditempat terpisah Kabid Adminduk menjelaskan bahwa adanya permasalahan ini berawal dari salah satu ASN dan honorer yang membuat kan datanya tanpa prosedural dan diduga melakukan pungli bahkan pemalsuan data sehingga data di hapus oleh oknum ASN.

” Data ini awal nya tidak sesuai prosedur yang ada setelah atas nama datang ke dinas kami bantu masyarakat tersebut, karena memang tidak mempunyai data KTP elektronik hanya memiliki data siak di Bekasi maka dibuatkan peryataan” ujar soheh selaku Kabid

Disitu juga kami sangat terkejut dengan adanya statement seperti itu karena dengan mudahnya bisa membuat nik baru tanpa disertai dasar apa pun hanya peryataan saja. Bahkan di Bekasi nya sudah mempunyai data siak dengan status menikah.

Kenapa pelayanan ini sangat mudah terhadap warga Bekasi tetapi kenapa masih banyak keluhan masyarakat lain yang asli warga Sukabumi sangat susah mempunyai data baru dan harus melengkapi sesuai prosedur yang ada.

Disini jelas adanya kekeliruan dan pertanyaan besar bagi kami selaku awak media……..????(Oban Sobandi)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

SARAH ARDHELIA, Antara Harapan dan Derita

otoritas.co.id – Cantik dan seksi itulah kesan pertama melihatnya,ya dialah Sarah Ardhelia model berdarah Jawa yang sering menghiasi halaman beberapa media tanah air dan jagat maya. Putih bersih dengan bentuk badan porposional tentu menambah nilai tersendiri, banyak kaum adam yang melihat sulit untuk melupan keelokannya. Memulai dunia model semenjak dibangku […]

You May Like

Subscribe US Now