Menu Click to open Menus
Home » Headline » Sosial » Dampak Kemiskinan Bagi Generasi Masa Depan

Dampak Kemiskinan Bagi Generasi Masa Depan

(26 Views) Maret 26, 2021 4:36 pm | Published by | No comment
Views: 131
0 0
Read Time:1 Minute, 47 Second

Sukabumi, Otoritas.co.id – Kemiskinan merupakan permasalahan utama yang harus diselesaikan sesuai kriteria 14 kamensos, karena kemiskinan akan berdampak pada generasi yang akan datang, Penaggulangan kemiskinan harus dilakukan secara sinergis dan sistematis, yaitu dengan upaya yang dilakukan berupa pemenuhan hak dasar penduduk seperti pemenuhan atas pangan, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pekerjaan dan berusaha, air bersih, dan sanitasi serta hak pemenuhan atas perumahan.

Salah satu indikator kemiskinan, yaitu memiliki rumah yang layak huni. Pentingnya peran pemerintah dalam pelaksanaan program menjadi tolak ukur dalam terciptanya pelaksanaan program yang efektif dan efisien.

Dalam hal ini peranan camat yang bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan program di kecamatanya dengan melakukan koordinasian dan pengawasan, ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan program yang sesuai dengan harapan yang telah direncanakan.

Untuk melihat peran Camat dalam pelaksanaan program di kecamatan yaitu penyediaan rumah yang layak huni bagi masyarakat miskin sesuai dengan kriterian kemensos.

Camat Kebonpedes Ali Iskandar, menanggapi keluhan Mak Entin (51 th) janda paruh baya yang tinggal di rumah tidak layak huni, di Kampung Dangdeur Rt. 27/08, Desa Cikaret, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.

“Kami sampaikan ucapan terimakasih atas pemberitaan, yang tentu saja ini menguatkan ikhtiar kita sebagai Pemerintah yang sudah hadir di tengah-tengah masyarakat, Dan setelah di tinjau bisa kami pastikan bahwa rumah umi Entin itu termasuk rumah yang menjadi sekala prioritas kita,” ujar Ali Iskandar melalui sambungan telepon, (26/03/21)

“Namun yang menjadi persoalan Desa Cikaret itu masih minim bantuan dari Kabupaten, karena kuota terbatas dari provinsi maupun dari pusat BSPS,” sambungnya

Ali mengatakan, dari bahan perencanaan sudah di agendakan akan mendapatkan bantuan dari provinsi dan Kementrian sehingga sudah di prioritaskan.

“Namun untuk menunggu itu terjadi, seperti apa yang sudah dilakukan kecamatan dibeberapa tempat, gerakan swadaya gotong royong masyarakat itu yang kemudian menjadi solusi buat kita,” tuturnya

“Seperti di kampung Ranji sudah kami lakukan dan tuntaskan setiap rumah’, Alhamdulillah dengan gotong royong semua tertolong, baik dari warga, Keluarga termasuk dari kita dan pasti kepedulian warga yang paling utama, Khusus rumah Mak Entin ini. kalaupun persyaratan yang di intervensi dari pemerintah, seperti ketersediaan lahan,adanya dana swadaya yang bisa disiapkan, maka akan terus kita jaga agar dapat dialokasikan dengan baik,” tandasnya

(Oban Sobandi)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Categorised in:

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: