Views: 762
0 0

Curiga Ada Kejanggalan, Jenazah Wanita Diautopsi di TPU Bungbulang Sukabumi

Redaksi Otoritas
Views: 763
0 0
Read Time:2 Minute, 4 Second

Sukabumi, Otoritas.co.id – Jenazah E (40 tahun) diautopsi di tempat Pemakaman Umum (TPU) Bungbulang RT 002/RW 006 Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/3/2023). Autopsi dilakukan karena keluarga curiga ada yang janggal dengan kematian wanita tersebut.

Pelaksanaan autopsi dimulai pukul 09.00 WIB, yang melibatkan
1. Tim INAFIS Polres Sukabumi
2. Tim porensik Rumahsakit Bunut
3. Tim porensik Rumahsakit sekarwangi
4.Kepala desa cijengkol
5. Babinsa desa cijengkol
6. Bhabinkamtibmas desa cijengkol
7.Kapolsek Cicurug

“Belum ada hasil, sedang dilakukan gelar autopsi,” kata Kapolsek Cicurug Kompol Parlan di depan TPu Bungbulang kepada Otoritas.co.id

Sebelumnya E ditemukan sudah tak bernyawa di sebuah pos yang biasa dipakai pemuda nongkrong di Kampung Babakansari RT 02/02, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jumat, 10 Maret 2023 sekitar pukul 05.30 WIB.

Ketika ditemukan, mayat E itu dalam posisi duduk dengan kepala menunduk. Wajahnya tertutup rambut dengan kerudung yang acak-acakan serta beberapa kancing baju terbuka. Menurut pihak keluarga, sebelum ditemukan tewas, E pergi dari rumah orang tuanya di Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi pada Kamis, 9 Maret 2023. Tujuannya untuk berkunjung ke anaknya sekaligus berziarah ke makam almarhum suaminya di Kampung Babakansari.

Dia pergi dijemput seorang pria menggunakan sepeda motor bebek. Pada Kamis malam 9 Maret 2023, keluarga sudah tak bisa menghubungi E. Lalu Jumat pagi, E ditemukan sudah meninggal dunia di pos yang berjarak beberapa meter dari jalan. Ketika warga berkumpul melihat mayat E, ada tukang ojek yang menyatakan E sebelumnya dibonceng pengendara motor bebek. Menurut tukang ojek itu, yang membawa motor mengikat E dengan sarung.

Hari itu mayat E dibawa ke Cijengkol untuk dimandikan lalu dimakamkan usai salat Jumat di TPU Bungbulang. Pihak keluarga juga menyebut ketika dimandikan ada lebam di bagian leher E.
Selain itu, pria yang bersama E itu tak pernah menampakan diri setelah kejadian tersebut.

Keluarga juga mengenal pria yang menjemput dan pergi dengan E pada hari Kamis itu. Dalam KTP, E masih tercatat sebagai warga Kampung Babakan sari RT 02/02, Desa Benda, Kecamatan Cicurug. Namun semenjak suaminya meninggal 4 tahun lalu, E tinggal di Cijengkol yang merupakan kampung halamannya.

Karena merasa ada yang janggal dengan kematian E, pihak keluarga melaporkan hal ini kepada kepolisian pada Senin, 13 Maret 2023. Berdasarkan laporan tersebut Polsek Cicurug telah melakukan pemeriksaan dari beberapa saksi serta melakukan Cek TKP. “Ada sebanyak 7 orang saksi diperiksa untuk dimintai keterangan,” kata Parlan Untuk mengetahui penyebab kematian, sesuai permintaan dari pihak keluarga maka polisi melakukan autopsi terhadap jenazah E.

Erna Erviana

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Jelang Ramadhan, Forkabi Gelar Gebyar Budaya Betawi

Jakarta, otoritas.co.id — Forum Komunikasi Anak Betawi dan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Utara Menggelar Gebyar Seni Budaya Betawi di sepanjang jalan GSB,Tipar Cakung ,Sabtu (18/3). Acara merupakan rangkaian seni dan kuliner betawi serta melestarikan budaya nyorog orang betawi dalam menyambut jelang bulan romadhon tahun ini berlangsung sejak 18-19 Maret 2023. “Semua rangkaian […]

You May Like

Subscribe US Now