Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Uncategorized » Pengusaha Digital Printing Tertipu

Pengusaha Digital Printing Tertipu

(68 Views) May 12, 2019 5:57 am | Published by | No comment

Otoritas, Bogor – Berawal dari bisnis digital printing yang di janjikan, seorang pengusaha muda yang bernama harun sangat antusias untuk menggeluti dunia bisnis ini, namun malang di dapat setelah membeli mesin second tersebut dari sales PT. Aneka Warna yang bernama Baharizki beralamat di sunter tahun 2017 yang dikenalkan oleh teman sekolah nya pada waktu di jakarta yang bernama M Dudy Ridwan juga bekerja di PT. Aneka Warna satu perusahaan dengan rizki.

Dalam proses perjalanan dari pembelian mesin tersebut masalah tak kunjung selesai, masih saja kerusakan mesin tersebut pada printheadnya sehingga tidak bisa beroperasional dengan baik, dan bertemulah dengan teknisi yang bernama wahyono triwidodo sebagai teknisi mesin yang dikenalkan oleh saudara Rizki yang ternyata sebagai pemilik mesin tersebut,

Dalam perjalanan perbaikan mesin tak kunjung selesai hingga widodo akhir nya menawarkan tukar tambah mesin dengan mesin miliknya yang ada di rumah, dengan cara tukar tambah sebesar 6 juta, akhir nya tukar tambah di sepakati dan di DP 2.5 juta rupiah sisanya akan di bayarkan harun setelah mesin bisa berjalan.

Namun apa dikata mesin yang ditukar ternyata juga bermasalah pada printheadnya yg harus diganti dengan alasan cari printhead pengganti widodo terus mengulur waktu untuk menyelesaikan perbaikan mesin tersebut, sampai akhir nya kontrakan ruko harun habis pada tahun 2018 dan mesin dikembalikan ke rumah widodo yang beralamat Grand Depok City Blok C No. 2 untuk di perbaiki ditempatnya, setelah hampir 2 bulan ternyata mesin tersebut ternyata dibiarkan tergeletak disamping rumah nya tanpa ada niat baik untuk diperbaiki, alhasil bp harun akhirnya mengambil mesin tersebut yg dalam keadaan rusak ke tempat kontrakannya yang baru di bojonggede, selang waktu 2 bulan tahun 2019 barulah widodo mendatangi kontrakan harun yang baru untuk memperbaiki mesin tersebut namun begitu datang kelokasi mesin tersebut hanya dilihat saja setelah itu pulang kembali dan berjanji akan datang lagi membawa sparepart yang ketinggalan.

Semenjak kedatangan terakhir sampai sekarang ternyata widodo sudah tidak tinggal di GDC setelah didatangi deni dan husen karyawan bapak harun untuk diminta perbaiki mesin tersebut dan di tanya oleh keamanan setempat ternyata sudah satu bulan pindah dari rumah tersebut dan banyak juga org yg cari ujar satpam perumahan GDC tempat widodo tinggal.

Categorised in:

No comment for Pengusaha Digital Printing Tertipu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *