Diduga Oknum Aparat Penegak Hukum Bekingi Pembalakan Liar

Andi Andi
0 0
Read Time:1 Minute, 28 Second
Ilustrasi

MUARA TEWEH, Otoritas – Kegiatan pembalakan liar berskala besar dan diduga “dibekingi” oknum aparat penegak hukum (APH) makin marak terjadi di Desa Pepas, Kecamatan Montalat Tumpung Laung Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurut Sumber dari wartawan media HINEWS.id menyebutkan bahwa kegiatan melawan hukum tersebut sudah lama dilakukan oleh para pelaku illegal login itu dan tidak tersentuh hukum. Pasalnya, karena para pelaku pembalakan liar tersebut sudah “kongkalikong” dengan oknum aparat berwenang setempat yang sengaja melindungi praktek pembalakan hutan ini terus berlangsung.

Pantauan wartawan tersebut di Kecamatan Monatalat, (22/12), pada Selasa siang, masih nampak adanya hilir mudik mobilisasi kendaraan dumtruk yang mengangkut kayu glondongan yang telah dipotong sepanjang rata-rata 4 meter, menuju lokasi “sawmill” yang jumlahnya ada sekitar 13 titik lokasi pemotongan atau pembelahan kayu glondongan menjadi papan atau balok berbagai ukuran, yang tersebar di Muara Teweh.

Dari keterangan yang berhasil dikumpulkan, menyebutkan bahwa rata-rata para pemilik Sawmil tersebut diharuskan membayar koordinasi kepada oknum berwenang di wilayah setempat sebesar Rp27 juta dalam setiap bulannya.

“Coba bayangkan berapa bayak uang kordinasi yang dikumpul setiap bulannya oleh dia (Red- menyebut nama dan kedudukannya di wilayah setempat), jujur saja kami jadi serba salah karena memang di target harus kejar setoran sebesar Rp. 27 juta setiap bulannya,” ujar salah satu pemilik Sawmil yang tanpa menyadari bahwa dirinya saat itu sedang berbicara dengan salah satu awak media yang tengah lakukan investigasi.

Hingga berita ini dinaikan di beberapa media kegiatan pembalakan liar berskala besar di Desa Pepas, Kecamatan Montalat Tumpung Laung Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah tersebut, masih terus berlangsung.

Masyarakat menjadi resah terkait aksi pembalakan liar yang makin marak itu dan berharap agar Polda Kalteng turun kelapangan untuk menindak para pelakunya tanpa pilih bulu. (Red)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Puluhan Kaum Ibu Jalani Rapid Test di Kelurahan Angke Tambora

JAKARTA, Otoritas – Puluhan kaum ibu menjalani rapid test Covid-19 di Kantor Kelurahan Angke Kelurahan Kecamatan Tambora , Jakarta Barat, Rabu (23/12/2020). Rapid test massal ini merupakan rangkaian peringatan Hari Ibu ke-92 dari Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Lurah Angke H.Tedy Martadilla Sos, menuturkan, rapid test massal ini diikuti […]

Subscribe US Now