Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » Event » ALIANSI INDONESIA TALK” One Village One Product ( OVOP)

ALIANSI INDONESIA TALK” One Village One Product ( OVOP)

(233 Views) February 8, 2019 1:52 pm | Published by | No comment

Otoritas, Jakarta – Untuk meningkatkan nilai suatu barang maka dilakukanlah pengembangan product. Hal ini bertujuan untuk lebih menambah nilai jual dari barang itu sendiri dan mengurangi ketergantungan import, Selain itu juga akan meningkatkan perekonomian rakyat,karena akan melibatkan semua pihak,bukan hanya bagi pelaku product itu akan tetapi juga melibatkan para penghasil bahan bakunya.

Bertolak dari inilah Aliansi Indonesia mengadakan Talk Show dengan tema” One Village One Product” pada hari Kamis, 8 Februari 2019,bertempat di ruangan intelijen Aliansi Indonesia jalan Raya Pintu 2 TMII no.54 Pondok Gede Jakarta Timur.

Menurut Kasgab Lembaga Aliansi Indonesia H.M Gunther Gemparalam,SE.MA acara ini sengaja di adakan untuk menyikapi tekat yang telah di proklamirkan sejak awal januari 2019, Jumat (8/2/2019).

“bagaimana Aliansi Indonesia bisa berkiprah lebih jauh berkaitan membangun ekonomi rakyat, sedangkan maksud dari One villge one Product adalah bagaimana memanifestasikan program yg ada di dua belas departemen yg ada di DPP aliansi Indonesia untuk action jangan sampai menunggu,” ujar Gunther.

One Village One Product ( OVOP) adalah sebuah gerakan revitalisasi ekonomi regional yang di gagas oleh gubernur provinsi oita,Morihiko Hiramatsu. Gerakan OVOP dimulai tahun 1979 di Oita, Jepang. Berkat kesuksesan ini, OVOP tidak hanya di tiru oleh perfektur-perfektur lainya, tetapi diadobsi oleh berbagai negara seperti: Thailand, Malawi, Nepal, dan Indonesia. Di Indonesia program OVOP mulai di terapkan tahun 2007 berdasarkan peraturan kementerian perindustrian no: 78/M-IND/9/2007.

Dalam gerakan OVOP para penduduk lokal mengembangkan sebuah produk yang akan menjadi produk khas dan kebanggaan wilayah lokal mereka dan memiliki nilai kompetitif baik di pasar nasional maupun global. Yang dimaksud produk disini tidak hanya berupa barang tetapi bisa pula berupa jasa.

Para penduduk bekerja sama dengan pihak pengusaha lokal dan dengan bantuan asistensi teknis dari pemerintah mengembangkan produk ini,yang kemudian dipasarkan secara lokal, nasional dan internasional.

“Jadi dalam bisnis ini tidak ada yang di rugikan”, tambah Gunther

Walau tema gerakan ini “One Villahe One Product” tetapi dalam kenyataannya produk yang di kembangkan tidak di batasi hanya satu produk satu desa akan tetapi bisa mengembangkan dua produk atau lebih, ungkap Gunther.

Dalam acara ini hadir DR.Ir.Suyoto Rais ketua umum IJB NET kolaborasi Indonesia Jepang yang jadi pembicara tamu.

Sedangkan menurut paparan nya Suyoto membagikan pengalamannya selama kuliah dan kerja di Jepang, selain itu Suyoto juga menerangkan bagaimana standar produk yang bisa masuk dan di terima di Jepang. (Muchlis)”::

Categorised in: , ,

No comment for ALIANSI INDONESIA TALK” One Village One Product ( OVOP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *